Achmad yang juga sekretaris fraksi Golkar DPRD Kota Surabaya ini pun menyebutkan bahwa pencahayaan yang memadai bisa menjadi salah satu deterrent (penghambat) bagi pelaku kejahatan. Selain itu, PJU juga memiliki fungsi krusial dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya pada malam hingga dini hari.
“Pada dini hari, jarak pandang pengendara sering terganggu karena mengantuk atau faktor kabut. Di sinilah pentingnya penerangan jalan yang terang dan merata,” jelasnya.
Politisi Partai Golkar itu mendorong Dinas perhubungan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan PJU, termasuk daerah-daerah rawan yang hingga kini belum mendapatkan perhatian serius.
Pasalnya, ia kerap mendapat aduan dari masyarakat yang mengeluhkan kondisi PJU yang redup yang belum mendapat tanggapan dari dinas terkait.













