AdvertorialCakrawala SurabayaHeadlineIndeksPilihan Redaksi

Jadi Tuan Rumah Munas VII APEKSI, Surabaya Siap Sambut 98 Wali Kota se-Indonesia

×

Jadi Tuan Rumah Munas VII APEKSI, Surabaya Siap Sambut 98 Wali Kota se-Indonesia

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi - Jadi Tuan Rumah Munas VII APEKSI, Surabaya Siap Sambut 98 Wali Kota se-Indonesia
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi - Jadi Tuan Rumah Munas VII APEKSI, Surabaya Siap Sambut 98 Wali Kota se-Indonesia

“Contoh mengadakan kegiatan sosialisasi, kata, orang-orang itu tidak perlu diadakan di hotel cukup sederhana saja. Tapi pada waktu itu saya undang pengusaha jadi tidak mungkin kalau tidak di hotel, saya keluarkan 50-70 juta untuk semuanya. Tetapi, ketika saya sampaikan tentang program 1 Keluarga Miskin 1 Sarjana yang membutuhkan anggaran Rp40 miliar, para pengusaha bersedia menjadi orang tua asuh mereka. Jadi dalam waktu 30 menit kebutuhan anggaran itu terpenuhi dengan gotong-royong,” kata Wali Kota Eri.

Melalui Munas APEKSI ke VII ini, ia berharap para peserta yang hadir dalam hal ini wali kota tidak hanya melakukan pembahasan sektoral tapi juga menghadirkan kolaborasi untuk menyukseskan pembangunan Indonesia.

“Kami yakin yang datang dalam APEKSI nantinya adalah orang-orang pilihan, penuh kreasi, berani menentukan pilihan untuk bergerak maju bersama,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pengurus /Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam yang turut hadir dalam acara peluncuran mengapresiasi kesiapan Surabaya untuk menjalankan Munas APEKSI ke VII pada bulan Mei 2025.

“Kota Surabaya sudah siap untuk melakukannya (Munas APEKSI), sehingga pertemuan tahunan ini menjadi produktif serta melahirkan banyak kolaborasi antar daerah,” kata Alwis.

Alwis berharap, kegiatan Munas APEKSI 2025 dapat menggerakkan roda perekonomian kreatif di Kota Surabaya. Apabila ekonomi kreatif meningkat, tentunya Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga akan berdampak.

“Akan ada banyak tamu yang datang, tentunya mereka membutuhkan hotel, penginapan dan lainnya, ini akan meningkatkan PAD di kota tuan rumah. Sehingga, ekonomi kreatif akan bergerak sejalan dengan gelaran acara yang berjalan nantinya,” pungkasnya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *