Selain pengangkatan P1, pemerintah juga terus berupaya mempertahankan dan meningkatkan peluang para tenaga pendidik dengan program PPPK paruh waktu. Dengan program ini, lanjutnya, diharapkan para guru dan tenaga teknis lainnya bisa mendapatkan nomor induk kepegawaian (NIK) dan menjadi pegawai tetap secara penuh jika memenuhi berbagai parameter, seperti etika dan kompetensi. Hal ini diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih besar bagi mereka yang ingin meningkatkan status kepegawaian mereka di masa depan.
Di sisi lain, jumlah pegawai yang pensiun setiap tahunnya juga menjadi perhatian. Diperkirakan, sekitar 1.000 pegawai akan pensiun pada tahun mendatang, membuka peluang lebih banyak bagi tenaga kerja baru untuk mengisi posisi tersebut. “Pemerintah juga harus memastikan bahwa dana yang diberikan kepada sekolah tidak akan dipotong,” kata politisi PKB ini.
Ditambahkan, surat penegasan akan dikeluarkan agar dana tersebut tetap sampai ke sekolah tanpa adanya pemotongan, termasuk tunjangan sertifikasi yang biasanya berasal dari pemerintah provinsi. “Dengan demikian, honor guru akan tetap utuh dan tidak ada pemotongan dari anggaran yang disediakan oleh pemerintah,” tegas Laili Abidah.



