Cakrawala LegislatifHeadlineIndeksPilihan Redaksi

Tingkat Kesenjangan di Surabaya Menurun, DPRD: Perluas Program Berdampak ke Masyarakat Miskin

×

Tingkat Kesenjangan di Surabaya Menurun, DPRD: Perluas Program Berdampak ke Masyarakat Miskin

Sebarkan artikel ini
Eri Irawan
Eri Irawan

CakrawalaNews.co – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rasio gini di kota Surabaya tahun 2024 tercatat sebesar 0,381, angka tersebut mengalami penurunan yang cukup signifikan dimana angka rasjo gini tahun 2023 yang sebesar 0,423.

Rasio gini merupakan ukuran yang menunjukkan tingkat kesenjangan/disparitas pendapatan masyarakat dalam suatu wilayah. Nilainya antara 0 sampai 1, di mana semakin mendekati 0 maka semakin menunjukkan adanya pemerataan ekonomi yang kian baik di wilayah tersebut. Penurunan rasio gini tersebut juga selaras dengan penurunan kemiskinan menjadi 3,96% pada 2024 dari posisi 5,23% pada 2021.

Menanggapi hal tersebut anggota Badan Anggaran DPRD yang juga Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mengatakan, penurunan rasio gini bisa menjadi indikator yang menunjukkan tiga hal terpenting dalam gerak program perekonomian di Kota Pahlawan. Pertama, efektivitas program pembangunan sebagai stimulan dalam mendorong pergerakan ekonomi di masyarakat. Efektivitas program itu tecermin dari kuatnya integrasi antar-program peningkatan ekonomi masyarakat.

”APBD bisa menjadi instrumen fiskal untuk menstimulan perekonomian, di antaranya melalui pembangunan infrastruktur, perbaikan ribuan rumah tidak layak huni berbasis padat karya, kehadiran ratusan Rumah Padat Karya di mana ada 133 aset Pemkot Surabaya yang menjadi lahan usaha masyarakat dengan memberdayakan warga kurang mampu di sekitarnya, dan berbagai inisiatif program lainnya,” ujarnya Rabu (12/02/2025).

Maka program sejenis yang langsung berdampak ke masyarakat, lanjut Eri, ke depan harus terus diperluas. Efektivitas APBD Surabaya mesti terjaga untuk memastikan semua program berdampak langsung ke masyarakat, termasuk dengan mengurangi belanja alat tulis kantor dan sejenisnya yang bisa disiasati dengan penguatan digitalisasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *