Kondisi seperti ini kata politisi PAN ini akan berbahaya bagi penyakit yang memiliki masa teetentu. Seperti Demam Berdarah (DBD) yang memiliki tren demam naik turun dan fase kritis pada hari kelima.
“Nah pada hari kelima ini kan menunjukkan tanda penyembuhan, badan tidak demam. Kalau seperti ini bagaimana? Kalau terlewat penanganannya bisa berbahaya,” jelasnya.
Dirinya pun mengatakan hal ini membuat pasien dan rumah sakit kebingungan. Ketika rumah sakit menjalankan diagnosis menyeluruh, maka resikonya tidak dibayar BPJS Kesehatan ketika diganosis tidak perlu tindak lanjut. Padahal diagnosis itu perlu untuk kesembuhan pasien.
“Kami mendesak agar regulasi ini dibenahi. Semua pihak yang merasa dirugikan harus berani besuara. Agar ada atensi untuk pembenahan,” pungkasnya.













