CakrawalaNews.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya merencanakan pengajuan pinjaman sebesar Rp5-6 triliun untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur strategis. Hal Tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudradjad.
Irvan mengungkapkan bahwa kebutuhan pembiayaan ini telah direncanakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045. Dimana kat Irvan saat ini pemerintah kota sedang menjajaki kemungkinan – kemungkinan terbaik dari lembaga keuangan bukan bank maupun dari perbankan.
“Pembangunan ini bertujuan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen sesuai arahan Presiden, serta menyelesaikan isu prioritas seperti stunting, kemiskinan, dan program makan bergizi,” kata Irvan, Sabtu (18/1).
Dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Surabaya 2025 yang mencapai Rp12,3 triliun, sekitar Rp8,7 triliun dialokasikan untuk belanja wajib seperti pendidikan, kesehatan, dan pengentasan pengangguran. Namun, untuk pembangunan infrastruktur hanya tersisa sekitar Rp2-3 triliun.












