“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, namun ini adalah peluang untuk menyempurnakan berbagai program. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal agenda ini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan kota yang maju, inklusif, dan berdaya saing.
“Eri-Armuji tidak bisa bekerja sendiri. Dengan semangat gotong-royong, Surabaya akan menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia,” pungkas Aprizaldi.












