Berita UtamaCakrawala SurabayaIndeksPeristiwaPilihan Redaksi

Inisiatif Infrastruktur Berkelanjutan Pemkot Surabaya Sepanjang 2024

×

Inisiatif Infrastruktur Berkelanjutan Pemkot Surabaya Sepanjang 2024

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Eri Cahyadi saat mengawal pembangunan jalan wiyung. foto: Dokumen
Wali Kota Eri Cahyadi saat mengawal pembangunan jalan wiyung. foto: Dokumen

Masih di bulan yang sama, pada 26 Agustus 2024, Pemkot Surabaya juga meresmikan Asrama Anak Asuh Bibit Unggul di Jl. Villa Kalijudan Indah Surabaya. Asrama ini disiapkan sebagai tempat tinggal sekaligus pusat pendidikan akademik dan kebangsaan bagi anak-anak Surabaya.

Wali Kota Eri menuturkan bahwa anak-anak yang tinggal di Asrama Bibit Unggul tidak hanya menerima pendidikan akademik, tetapi juga dilatih melalui sekolah kebangsaan. Mereka dibina untuk menjadi disiplin dan mandiri selama tiga tahun hingga lulus dan memasuki dunia kerja.

“Ini adalah impian warga Kota Surabaya, agar anak-anak dari keluarga tidak mampu memiliki kesempatan meraih cita-cita setinggi langit dan mampu mengangkat derajat keluarganya,” tutur dia.

Tidak berhenti di sana, pada awal September 2024, Pemkot Surabaya mulai mengoperasikan rumah pompa baru di wilayah Kecamatan Bulak. Rumah pompa ini bertujuan untuk mengurangi banjir di wilayah Nambangan, Tambak Deres, hingga Bulak Surabaya.

“Alhamdulillah mulai 2023 sampai 2024 kita sudah membangun 16 rumah pompa. Awalnya rumah pompa se-Surabaya sekitar 61, dalam waktu 3 tahun kami sudah membangun 16 rumah pompa baru,” kata Wali Kota Eri.

Selanjutnya pada 20 September 2024, Wali Kota Eri meresmikan Kolam Renang Jambangan Hore (Jambore) Playland, di Ketintang Madya VII Surabaya. Jambore Playland ini memiliki dua kolam renang dan salah satunya dapat digunakan gratis bagi balita stunting.

“Sehingga kolam renang yang digunakan bagi balita stunting tidak hanya di kantor PKK Surabaya. Tapi di sini juga bisa digunakan untuk balita yang stunting,” jelasnya.

Di hari yang sama pula, Wali Kota Eri bersama manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) sekaligus meresmikan Jalan Flyover (FO) Teluk Lamong Surabaya. FO sepanjang 2,4 kilometer ini diharapkan menjadi solusi untuk mempercepat arus kendaraan masyarakat dari dan ke Pelabuhan Teluk Lamong Surabaya.

“Ini adalah bukti bahwa pergerakan ekonomi Surabaya tidak bisa hanya dilakukan sendiri oleh pemerintah kota, tetapi juga memerlukan sinergi dengan berbagai pihak,” jelas Wali Kota Eri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *