HeadlineIndeks

Komisi C Sebut Penyebab Banjir Surabaya Karena Masalah Saluran yang Tak Terkoneksi dengan Baik

×

Komisi C Sebut Penyebab Banjir Surabaya Karena Masalah Saluran yang Tak Terkoneksi dengan Baik

Sebarkan artikel ini

Anggaran tersebut menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp. 1,26 triliun, karena dalam bidang pembangunan infrastruktur pemukiman beralih ke Dinas Perumahan Rakyat Cipta Karya dan Tata Ruang.

Awey mengungkapkan, dari alokasi anggaran yang ada kegiatan Dinas PUBMP adalah untuk pembangunan dan penyediaan sarana praasarana pematusan sepanjang 10.000 m2, pemeliharaan saluran drainase dan bozem kurang lebih 250.000 m2.

“Termasuk peningkatan kapasitas rumah pompa dari yang sudah tersedia, seperti di kandangan, kebon agung, tambak wedi, kalisari, simolawang dan kalijudan,” paparnya.

Pembangunan saluran drainase primer maupun sekunder berada di Sukolilo larangan, Margo Mulyo indah IV, Asem Mulyo, Simokerto, Karang Tembok, Tanjung sari, Simo Kwagean, Dupak Rukun, Keputid dan lain-lain.

“Anggaran untuk pembangunan maupun pemeliharaan saluran drainase sekitar Rp. 300 milyar,” katanya.

Namun demikian, ia menyatakan, pembangunan rumah pompa di Petekan yang dilengkapi dengan pintu air dengan kapasitas 24 m3 menggunakan dana APBN hingga saat ini belum terlaksana. Padahal sesuai rencana dilaksanakan pada tahun 2017. (hdi/cn03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *