“Berdasarkan kajian F-PPP tidak menguntungkan masyarakat. Justru sebaliknya, proyek-proyek mercusuar yang membutuhkan anggaran besar dari APBD banyak menyedot program krusial kerakyatan. Merujuk fakta itu, F-PPP sebisa mungkin akan meminimalisir proyek-proyek mercusuar yang belum kelar di APBD 2018, agar program kerakyatan bisa dimaksimalkan,” kata, salah seorang anggota Fraksi PPP DPRD Gresik, Khoirul Huda.
Menurutnya, selama pembahasan RAPBD 2018, Fraksi PPP lebih mengutamakan program yang berkaitan dengan kepentingan publik, seperti kesejahteraan masyarakat, kesehatan dan pendidikan, pengentasan kemiskinan dan pengangguran.



