Surabaya, cakrawalanews.co – Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jatim yang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa(PKB) dan PDI Perjuangan, Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Abdullah Azwar Anas, berkomitmen Komitmen bahwa nantinya kewenangan pengelolahan pendidikan di tingkat SMA/SMK yang akan dilimpahkan lagi ke pemerintah kabupaten/kota, jika dirinya terpilih pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 mendatang.
Menanggapi komitmen tersebut Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana menyatakan, problem yang dihadapi oleh seluruh pemerintah daerah, yaitu penyediaan sekolah gratis untuk SMA/SMK yang tidak bisa diselenggarakan lagi, karena sudah menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi.
Untuk itu, ia menilai komitmen Gus Ipul, tersebut dianggap sebagai kabar baik.
“Bukan hanya warga Surabaya saja senang, tapi juga warga dari daerah lain yang menganggap komitmen itu adalah kabar baik,” ungkap Whisnu kepada sejumlah wartawan yang menemuinya diruang kerja, Senin(13/11).
Guna mewujudkan hal itu, lanjut Whisnu, yang juga menjabat sebagai ketua DPC PDIP kota Surabaya mengatakan DPC PDIP Surabaya akan siap memenangkan Gus Ipul dan Azwar Anas pada Pilgub 2018 mendatang.
Langkah ini merupakan upaya jitu, dibanding memberikan bantuan sosial(Bansos) kepada siswa SMA/SMK kurang mampu yang nantinya malah mengundang persoalan hukum.
“Ini kan jelas arahnya, kalau dipaksakan sekarang kita berikan bansos (bantuan sosial) dasarnya apa ?” tanyanya












