“Dan yang bisa dilakukan itu sinergitas dengan semua pihak. Jangan pernah merasa pemprov bisa menyelesaikan sendirian. Ada private sector, ada ormas, ada kepala daerah kabupaten/kota, ada camat, ada kepala desa, ada RW/RT. Semua masyarakat elemen strategis punya ruang untuk bisa memberikan dedikasi dan pengabdian terbaiknya untuk memberikan layanan kepada masyarakat,” tegas Khofifah.
Dia juga mengakui bahwa peran private sector luar biasa. Terutama ketika menyangkut upaya mengurangi TPT (Tingkat Pengangguran Terbuka). “Semua itu menjadi satu kesatuan bagaimana kita membangun Jawa Timur dengan Strong Collaboration. Saya dan Mas Emil mengakhiri pada Closing Statement malam ini adalah Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara,” jelas Bunda Khofifah sapaan akrabnya.
Masih di tempat yang sama, Cawagub nomor urut 02, Emil Elestianto Dardak menambahkan bahwa yang namanya birokrasi berdampak itu yang tengah didorong pemerintah pusat. Makanya, kalau birokrasi distrukturkan atau diukur itu karena harus membawa dampak.
“Jadi kalau ada yang ngomong, percuma punya birokrasi yang bagus kalau nggak ada artinya. Itu ngak bisa karena birokrasi yang bagus itu harus bawa hasil. Penghargaan yang diperoleh itu karena ada hasilnya, angkanya itu riil,” tegasnya.
Dicontohkan Emil, kalau bicara anda dapat penghargaan produksi padi tertinggi, ya karena memang produksi padinya tertinggi. Bukan untuk mengejar penghargaan tapi untuk mengejar produksi padi tertinggi untuk para petani. “Tapi di malam hari ini agak sulit kan, kalau misalnya ternyata tolak ukur itu ada lho, gak bisa asal comot sana sini,” dalihnya.
Berikutnya dibilang ada daerah yang kemudian nggak dapat air pas lagi kekeringan. Menurut Emil, BPBD itu menyalurkan bantuan air bersih berkordinasi dengan kabupaten/kota. Dan di seluruh Jawa Timur lagi jalan. Kalau hanya mencomot 1 atau 2 cerita tetapi kemudian tidak menggambarkan secara terukur, tentu ini akan membuat publik kurang memahami.
“Dari Debat ini jadi terang benderang saat bisa mengklarifikasi hal-hal yang menjadi pertanyaan. Dan Bismillah ya cita-cita kita Gerbang Baru Nusantara bisa terwujud,” pungkas Emil. (Caa)












