Luluk juga mengutip data Indonesian Corruption Watch (ICW) 2023 yang menyebutkan bahwa Jawa Timur mencatat kasus korupsi terbanyak di Indonesia. Untuk itu, mereka berkomitmen menghadirkan birokrasi yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.
“Kami ingin memastikan nanti tidak ada lagi kantor pemerintahan yang digeledah atau kepala dinas yang jadi tersangka. Ini komitmen kami menghadapi kasus korupsi,” tandas Luluk, menegaskan visi mereka untuk membentuk pemerintahan yang bersih dan akuntabel di Jawa Timur.
Melalui model kepemimpinan yang Luluk-Lukman usung ini, Luluk-Lukman berharap dapat membawa perubahan nyata bagi masyarakat Jawa Timur, bukan sekadar pencapaian di atas kertas. (Caa)



