Surabaya.Cakrawalanews.co – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Luluk Nur Hamidah dan Lukman Hakim, mengkritisi banyaknya penghargaan yang diterima Jawa Timur namun dinilai tidak sejalan dengan kondisi nyata di lapangan. Dalam debat kedua Pilkada Jawa Timur (3/11), Luluk-Lukman menekankan perlunya birokrasi yang solutif untuk mengatasi masalah riil di tengah masyarakat.
Meskipun Jawa Timur meraih hingga 738 penghargaan, setara hampir dua penghargaan setiap harinya. Namun, Luluk menganggap bahwa kondisi masyarakat Jawa Timur masih banyak yang belum tersentuh perbaikan.
“Janganlah berbangga kalau kita menerima begitu banyak penghargaan. Apalah artinya penghargaan kalau ternyata rakyat kita masih miskin, mengurus KTP dan BPJS saja susah, apalagi ngurus izin juga susah,” ungkapnya.



