Aksi teatrikal dilakukan pada tiga titik lokasi yaitu Tugu Pahlawan, Siola dan berakhir di depan Alun-Alun Suroboyo. Semua lokasi tersebut dipadati oleh masyarakat yang ingin menyaksikan aksi teatrikal dari sejumlah komunitas dan pelajar.
Selain aksi teatrikal, parade juga diramaikan oleh iring-iringan mobil Jeep Willys. Mobil yang identik dengan masa perjuangan itu membawa PJs Wali Kota Surabaya Restu Novi, Forkopimda Kota Surabaya, Pejabat lingkup Pemkot Surabaya dan sejumlah veteran yang hadir sampai ke Alun-Alun Suroboyo.
PJs Wali Kota Surabaya Restu Novi Widiani yang pertama kali terlibat dalam Parade Juang mengapresiasi, atas apa yang dilakukan Kota Surabaya dalam mempertahankan semangat kepahlawanannya. Baginya, Parade Juang memang layak untuk masuk dalam KEN dan disaksikan oleh masyarakat secara luas.
“Saya baru pertama kali terlibat penuh dan langsung. Walaupun setiap tahun diadakan tetapi semangat teatrikal tetap membara. Itu tanda bahwa Kota Surabaya senatiasa mempertahankan semangat perjuangannya,” ujar PJs Restu Novi usai acara.
Ia mengaku sangat bangga karena Parade Juang 2024 resmi masuk dalam kalender KEN Kementrian Pariwisata. Dengan adanya prestasi tersebut ia berharap sejarah kepahlawanan Kota Surabaya bisa diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia.
“Kami mendapatkan penghargaan KEN yang diberikan oleh Staf Ahli Kementrian Pariwisata. Hal ini menjadi semangat baru bagi Kota Surabaya untuk terus menyuguhkan event-event berkualitas kepada Indonesia dan dunia,” paparnya.
Dalam moment tersebut, PJs Wali Kota Surabaya Restu Novi berpesan kepada seluruh masyarakat khususnya untuk para pemuda agar tetap berjuang sesuai bidang dan kemampuannya masing-masing.



