Dengan penerapan sistem baru ini, setiap panggilan darurat akan terdeteksi lebih cepat dan segera diarahkan kepada petugas call taker. Fikser menjelaskan bahwa inovasi ini dapat meminimalisir hambatan yang sebelumnya sering terjadi dalam proses penanganan panggilan darurat. “Sekarang kami bisa memantau call taker yang lambat merespons, sehingga dapat segera dievaluasi,” tambahnya.
Selain mempercepat waktu respons, Command Center 112 kini terintegrasi dengan layanan dari berbagai instansi lain seperti kepolisian, PMI, dan BPBD, untuk memperkuat koordinasi penanganan di lapangan.
“Harapannya, keluhan masyarakat terkait lambatnya respons layanan darurat bisa teratasi dan tindakan di lapangan menjadi lebih cepat serta efektif,” jelas Fikser.











