1. Jangan Mudah Percaya pada Panggilan yang Tidak Dikenal
Waspada terhadap nomor tidak dikenal: Meskipun nomor terlihat familiar atau mengatasnamakan lembaga resmi, tetaplah berhati-hati.
Jangan terburu-buru: Berikan waktu untuk berpikir sebelum memberikan respons terhadap permintaan informasi.
2. Jangan Berikan Informasi Pribadi Melalui Telepon
Lindungi data pribadi: Nomor rekening, PIN, password, dan data sensitif lainnya jangan pernah diberikan melalui telepon, apalagi kepada orang yang tidak Anda kenal.
Ingat: Lembaga resmi tidak akan pernah meminta informasi pribadi Anda melalui telepon.
3. Verifikasi Informasi Melalui Saluran Resmi
Hubungi kembali: Jika ragu dengan suatu panggilan, segera hubungi kembali lembaga terkait menggunakan nomor telepon yang tertera di website atau kartu identitas Anda.
Jangan gunakan nomor yang diberikan penipu: Selalu gunakan saluran resmi untuk melakukan verifikasi.
4. Gunakan Aplikasi Pemblokir Panggilan
Saring panggilan: Aplikasi pemblokir panggilan dapat membantu Anda menyaring panggilan masuk yang mencurigakan, seperti panggilan spam atau telemarketing.
Blokir nomor yang tidak dikenal: Anda dapat memblokir nomor telepon yang sering melakukan panggilan tidak diinginkan.
5. Tingkatkan Keamanan Ponsel Anda
Perbarui sistem operasi: Selalu perbarui sistem operasi ponsel Anda ke versi terbaru untuk mendapatkan perlindungan keamanan yang lebih baik.
Instal aplikasi antivirus: Aplikasi antivirus dapat membantu melindungi ponsel Anda dari berbagai ancaman, termasuk malware.
6. Edukasi Diri dan Keluarga
Bagikan informasi: Berikan informasi tentang voice phishing kepada keluarga dan teman-teman Anda agar mereka juga lebih waspada.
Tingkatkan kesadaran: Ajak lingkungan sekitar untuk lebih peduli terhadap keamanan data pribadi.
Ingat, pencegahan adalah kunci! Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda dapat meminimalkan risiko menjadi korban voice phishing.(*)
6 Langkah Lindungi Diri Anda dari Ancaman Voice Phishing












