Cakrawala Nasional

3 Modus Operandi Voice Phishing yang Perlu Diwaspadai

×

3 Modus Operandi Voice Phishing yang Perlu Diwaspadai

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi

Membangun Rasa Percaya: Pelaku akan berusaha membangun rasa percaya dengan korban dengan cara menyebut nama lengkap korban, alamat, atau informasi pribadi lainnya yang mereka peroleh dari sumber yang tidak sah.
Menciptakan Rasa Urgensi: Pelaku akan menciptakan rasa urgensi dengan mengatakan bahwa masalah yang dihadapi korban harus segera diselesaikan. Hal ini membuat korban merasa terdesak untuk memberikan informasi yang diminta.
Menggunakan Bahasa yang Menakutkan: Pelaku akan menggunakan bahasa yang menakutkan atau mengancam untuk membuat korban takut dan panik.
Contoh Kasus:

Penipuan Berkedok Pajak: Pelaku menelepon korban mengaku sebagai petugas pajak dan mengatakan bahwa korban memiliki tunggakan pajak. Untuk menghindari denda, korban diminta untuk segera membayar tunggakan pajak tersebut dengan cara mentransfer uang ke rekening tertentu.
Penipuan Berkedok Perusahaan: Pelaku menelepon korban mengaku sebagai perwakilan dari perusahaan tempat korban bekerja dan menyampaikan informasi bahwa ada perubahan kebijakan gaji. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, korban diminta untuk memberikan nomor rekening bank.
Cara Mencegah Voice Phishing:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *