Ke depan, kata gus Fawait, pihaknya akan mengatasi kemiskinan dimana dimulai dari pinggir dan desa sebagai solusi untuk mengatasi kemiskinan tersebut.” Kita mulai dari desa dimana akan bantu petani, nelayan, perhutani, UMKM, sektor informal sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat dan tentunya tindak kriminalitas salah satunya begal tidak terjadi lagi di Jember, “tandasnya.
Maraknya kasus begal yang menyasar pengendara di jalan raya makin merajalela di Kabupaten Jember.Hingga perhatian publik pada September 2024. Dari data pihak Polres Jember diketahui kasus begal ada lima laporan yang masuk di Satreskrim Polres Jember mengenai kasus begal selama September 2024.Insiden itu terjadi di tempat kejadian perkara berbeda.Ironisnya, kasus begal sili berganti dalam kurun waktu yang hampir bersamaan.



