Idrus juga tak membantah jika Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Partai Golkar Yorrys Raweyai menjadi salah satu “korban” perombakan.
“Ini diberikan mandat,” tegasnya.
Idrus mengaku tak mengetahui keseluruhan susunan kepengurusan baru hasil perombakan. Sebab, mandat perombakan struktur partai diberikan kepada ketua umum, bukan Sekjen.
“Pada saatnya akan disampaikan secara resmi. Jadi tidak bisa menerka-terka dulu,” tuturnya.












