“Data Walhi Sumatera Selatan menunjukkan titik api di Sumatera Selatan seluruhnya berada di konsesi perusahaan. Selain itu kerusakan ekosistem air juga memprihatinkan, dari data kekeringan telah berdampak pada 56.334 hektar lahan pertanian dan mengakibatkan 18.516 hektar lahan gagal panen sepanjang tahun,” urai Dewi.(dtc/ziz)
Petani dan Nelayan Demo Istana Tuntut Reformasi Agraria



