“Secara prinsip saya bersama teman-teman di Komisi E siap turun tangan mengatasi dampak erupsi Gunung Agung. BPBD juga sudah kami imbau agar segera turun ke lokasi yang berpotensi terkena dampak erupsi. Preventive action perlu dilakukan,” tegas politisi kelahiran Banyuwangi ini, Selasa (26/9/2017).
Agung menambahkan, langkah preventive action lain yang harus dilakukan oleh BPBD Jatim adalah menyiapkan masker sebanyak-banyaknya. Karena erupsi Gunung Agung diprediksi akan terbawa angina kearah Barat. Akibatnya debu vulkanik gunung terbesar di Bali itu akan mengarah ke Surabaya.
Karena itu, untuk menjaga kesehatan warga Surabaya perlu disiapkan stok masker yang cukup. Sehingga bila terjadi erupsi dampak gangguan kesehatan akibat debu vulkanik bisa diminimalisir. Terutama bagi masyarakat yang harus tetap beraktifitas di luar rumah.
“Debu vulkanik dari erupsi Gunung Agung harus diantisipasi. Karena itu stok masker yang cukup harus disiapkan oleh BPBD Jatim,” imbuh alumni Fakultas Kedokteran Unair tersebut.



