Masih belum stabilnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat berimbas pada hasil penjualan pada sektor tersebut. Meski begitu, ia optimis bahwa gaya hidup masyarakat Indonesia sekarang masih mampu mendongkrak atau setidaknya mempertahankan geliat pada industri otomotif.
“Hal inilah yang membuat PT Dyandra Promosindo optimis untuk menyelenggarakan serangkaian pameran otomotif sepanjang tahun 2015. POS 2015 adalah kali keenam pameran ini diselenggarakan, dan untuk tahun ini hadir dengan mengusung tagline The Real Motor Show since 2010” katanya.
Pameran ini merupakan pameran otomotif terbesar di Jawa Timur dan sekitarnya, dan akan menggunakan total area seluas 9.760 m2 yang meliputi indoor area dan outdoor area Grand City Convex. Dihadiri lebih dari 48 ribu pengunjung selama 5 hari penyelenggaraannya, jika POS 2014 lalu berhasil membukukan transaksi sebesar 311 miliyar Rupiah, diharapkan pada penyelenggaraan tahun 2015 ini bisa meningkat.
Pameran ini didukung oleh 2 3 brand terkemuka mulai dari BMW, Honda, Hyundai, Mercedes-Benz, Mitsubishi Motors, Piaggio, Suzuki, dan Toyota. Sedangkan Garansindo group akan menampilkan merk Alfa Romeo, Chrysler, Dodge, Fiat, Jeep, untuk mobil dan Zero Motorcycles.
Untuk motor listrik. Tidak ketinggalan sepeda listrik Italjet. Dari Pavilion Mandiri Tunas Finance menghadirkan merek Chevrolet, Daihatsu, K IA, Isuzu, Mazda dan Nissan. CBU world akan memajang line up Toyota Alphard dan Nissan Velfire.












