Aplikasi Dashboard Pengendalian Ekspor Impor, membantu para pengusaha nasional untuk lebih kuat dalam menghadapi kapitalisme nasional yakni bertarung dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
Demikian disampaikan Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo saat Launching Aplikasi Dashboard Pengendalian Ekspor-Impor di Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (29/10).
Ia menuturkan, para pengusaha nasional bisa melihat secara detail berbagai informasi mengenai alur perdagangan baik ekspor dan impor yang melalui Jawa Timur. Dengan informasi seperti yang detail, pengusaha bisa melakukan berbagai kegiatan untuk melakukan bisnis dan secara tidak langsung akan menangkap peluang yang ada saat ini. “Maksud pembuatan dari Dashboard Pengendalian Ekspor-Impor di Jawa Timur adalah mendorong kelancaran proses ekspor dalam rangka peningkatan daya saing produk dalam negeri dan meningkatkan pengawasan terhadap barang impor dalam rangka perlindungan konsumen,” ucapnya.
Sedangkan tujuannya adalah mengidentifikasi serta mengumpulkan data terkait ekspor-impor, mengidentifikasi amsalah dan hambatan dalam proses ekspor – impor, membangun dan mengoperasikan sistem Aplikasi Dashboard Pengendalian ekspor-impor di Jawa Timur, membentuk Tim Koordinasi Pengendalian Ekspor-Impor dan satminkal Pengoperasian Sistem Aplikasi Dashboard dengan Keputusan Gubernur, mengkoordinasikan penyelesaian masalah dan hambatan proses ekspor-impor dan mengetahui trend perdangann Luar Negeri di Jawa Timur. “Didalamnya ada tabulasi mengenai jenis komoditi, volume, nilai, negara asal dan tujuan dan neraca perdagangan luar negeri,” ungkapnya.












