Istu berharap, pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur tahun 2024 ini lebih inklusif dan berdampak nyata bagi warga masyarakat. “Sehingga bisa berdampak ke berbagai sektor kehidupan serta menjadikan rakyat lebih sejahtera kehidupannya,” terang politisi fraksi Golkar ini.
Istu yang juga mantan Pangdam Bukit Barisan ini, menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi bisa berbanding lurus dengan upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Jawa Timur. “Perlu diingat, kemiskinan ekstrem turun drastis dari tahun 2020 sebesar 4,4 persen menjadi 0,82 persen per Maret 2023,” pungkasnya.












