AdvertorialCakrawala SurabayaHeadlineIndeks

Transportasi Umum di Surabaya Kian Lengkap dengan 52 Angkutan Feeder

×

Transportasi Umum di Surabaya Kian Lengkap dengan 52 Angkutan Feeder

Sebarkan artikel ini
Armada Feeder bernama Wirawiri milik pemkot Surabaya yang telah beroperasi
Armada Feeder bernama Wirawiri milik pemkot Surabaya yang telah beroperasi

“Nanti kita akan sosialisasikan tanpa biaya selama seminggu, sambil kita melihat berapa orang dari satu titik ketitik lainnya. Bagaimana pengaruhnya dan bagaimana animonya di wilayah itu. Kami mengimbau kepada seluruh warga Surabaya, ayo menggunakan transportasi umum, Insyaallah ini akan mengurangi kecelakaan dan kemacetan karena semakin padatnya kendaraan di Kota Surabaya,” jelasnya.

Bahkan, Wali Kota Eri juga mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Surabaya untuk menggunakan transportasi umum, mulai dari layanan Suroboyo Bus, Bus Trans Semanggi, maupun angkutan feeder setiap hari Jumat. Hal ini berlaku mulai pekan depan, tanggal 10 Maret 2023.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama anggota DPRD Surabaya saat menjajal Feeder
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama anggota DPRD Surabaya saat menjajal Feeder

“Mulai minggu depan ASN ini akan memberikan contoh, kalau kita sudah punya transportasi umum baik itu feeder maupun bus. Nanti dari kartunya ASN itu akan nge-tap masuk di titik mana, naik di situ. Ini juga termasuk Wali Kota, tidak boleh kalau naik motor, terus kemudian parkir tempat lain,” terangnya.

Selain itu, Wali Kota Eri juga memastikan saat ini pihaknya tengah berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur untuk mengkoneksikan angkutan feeder dengan kota penunjang Surabaya, yaitu Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik.

“Surabaya Raya ini akan kita ramaikan dengan ini juga, karena ketika pagi orang berbondong-bondong masuk Surabaya, ketika sore arah keluar Kota Surabaya juga macet. Makanya, itu yang akan kita koneksikan dan insyaallah dengan Kadishub ProvinsiJatim juga ada connecting dengan feeder maupun Bus Suroboyo. Harapannya tentu transportasi umum ini bisa menjadi alternatif dalam mengurangi kemacetan di Kota Surabaya,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *