Cakrawala NasionalIndeks

DPR Gedok APBN-P dengan Defisit 2,92 Persen

×

DPR Gedok APBN-P dengan Defisit 2,92 Persen

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi paripurna DPR RI.
Paripurna penetapan APBN-P 2017.

Jakarta, Cakrawalanews.co – Pemerintah bersama DPR RI akhirnya memutuskan APBN-P dalam sidang paripurna yang digelar Kamis (27/7/2017) hari ini. Penggedokan APBN-P tahun ini diwarnai dengan defisit mencapai 2,92 persen. Untuk itu, pemerintahan Jokowi-JK telah merancang utang ratusan triliun untuk menutupinya.

Berdasarkan kesepakatan DPR melalui Badan Anggaran (Banggar) bersama pemerintah menetapkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2%, Tingkat inflasi sebesar 4,3%, Suku bunga SPN 3 bulan 5,2%, Nilai tukar rupiah Rp 13.400 per US$, Harga minyak mentah (ICP) US$ 48 per barel, Lifting minyak 815 ribu barel per hari, Lifting gas 1,150 juta barel setara minyak.

Pimpinan Banggar DPR Aziz Syamsuddin mengatakan, berdasarkan besaran asumsi dasar yang telah disepakati maka pendapatan negara dan hibah dalam APBNP 2017 sebesar Rp 1.736,06 triliun, yang terdiri dari Penerimaan Dalam Negeri sebesar Rp 1.732,95 triliun dan Penerimaan Hibah sebesar Rp 3,108 triliun.

Lalu, pendapatan dalam negeri terdiri dari Penerimaan Perpajakan sebesar Rp 1.472,7 triliun dan PNBP sebesar Rp 260,24 triliun. untuk penerimaan perpajakan terdiri dari Pendapatan Pajak Dalam Negeri sebesar Rp1.436,7 triliun, dan pendapatan pajak perdagangan internasional sebesar Rp 35,97 triliun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *