Cakrawala SurabayaHeadlineIndeks

Camat-Lurah diminta bangun pola gotong royong dan rasa kepedulian masyarakat

×

Camat-Lurah diminta bangun pola gotong royong dan rasa kepedulian masyarakat

Sebarkan artikel ini
Dok. Apel bersama di Balai Kota Surabaya
Dok. Apel bersama di Balai Kota Surabaya

Di tempat terpisah, Camat Semampir Kota Surabaya, M Yunus mengungkapkan, selain intervensi menggunakan APBD, penanganan stunting di wilayahnya juga menerapkan program bantingan. Program yang diinisiasinya sejak pertengahan bulan Oktober 2022 tersebut, terbukti dapat menurunkan kasus bayi stunting.

“Awal saya masuk Oktober 2022 (jadi Camat Semampir), itu ada 77 balita stunting. Alhamdulillah, sekarang tinggal 63 anak. Selain intervensi pemkot, kita juga menerapkan program bantingan untuk penanganan stunting,” kata M Yunus.

Yunus lantas menjelaskan program bantingan yang diinisiasinya tersebut. Program ini berupa urunan swadaya dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Kecamatan Semampir. Uang urunan yang terkumpul lantas dibelikan untuk menambah kebutuhan gizi balita stunting setiap bulan.

“Kita swadaya, seikhlasnya urunan untuk program bantingan ini. Kita (ASN) ini kan sudah berlebih, jadi kalau kita ingin berbagi apa salahnya. Kita juga tidak memaksa ASN untuk ikut (program bantingan), tapi atas dasar kemauan dan keikhlasan mereka sendiri,” tuturnya.

Mantan Camat Sawahan Surabaya ini menambahkan, dari program bantingan tersebut, dalam sebulan bisa terkumpul sekitar Rp 4 juta. Lantas uang yang terkumpul ini kemudian dibelikan susu, makanan bergizi atau vitamin untuk kebutuhan balita stunting di wilayahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *