“Kita akan terus mengecek kondisi di lapangan supaya warga bisa segera mendapatkan penanganan dan bantuan secara maksimal,”pungkasnya lelaki yang hobi gowes itu.
Seperti diketahui, warga terdampak letusan semeru pada tahun 2022 lalu sebagaian telah dievakuasi di lahan milik Perhutani seluas 81,55 hektare di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro. Selain itu terdapat lahan lain yang lebih kecil di Desa Oro-oro Ombo di Kecamatan Pronojiwo.
Sementara itu, Gunung Semeru kembali erupsi pukul 05.02 WIB. Selama 6 jam, Semeru mengalami 22 kali erupsi. Sementara itu, tinggi abu sejauh kurang lebih 400 meter. Lamanya gempa sampai 155 detik.
“22 Kali gempa letusan/erupsi terjadi dengan amplitudo 10-23 mm, dan lama gempa 60-155 detik,” kata Petugas PVMBG, Mukdas Sofian dalam keterangannya, Selasa (6/12/2022).
Selain 22 kali erupsi, juga terjadi 1 kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 28 mm, S-P 4.5 detik dan lama gempa 35 detik.
“Ada 5 kali gempa Guguran dengan amplitudo 3-12 mm dan lama gempa 45-115 detik,” tambahnya.



