Berita UtamaCakrawala SurabayaIndeks

Sistem layanan di RSUD dr Soewandi masih manual, Pimpinan DPRD : ini meruntuhkan label kota smart city

×

Sistem layanan di RSUD dr Soewandi masih manual, Pimpinan DPRD : ini meruntuhkan label kota smart city

Sebarkan artikel ini

AH Thony juga menyayangkan bahwa Surabaya sebagai kota Smart city seharusnya sudah menerapkan digitalisasi terhadap semua layanan dengan menggunakan data base.

“Data primer masyarakat harus ada. Apalagi walikota berulang kali mengatakan, KTP sebagai password berarti harus ada evolusi bahkan revolusi. Pengolahan data di Dinas Kependudukan, terkoneksi dengan OPD lain dan unit-unit masyarakat, diantaranya rumah sakit,” jelasnya.

Kedepan kata Thony, pemerintah kota Surabaya harus segera membangun kembali terhadap sistem Smart City. Semangat ini juga untuk menjaga marwah program kota Surabaya sebagai kota wisata kesehatan.

“Pemerintah kota harus menyakinkan kepada kita semua bahwa Smart City itu nyata adanya. Tidak hanya jargon belaka. Harus diterjemahkan. Smart City jangan hanya menjadi bahasa elit pemerintah kota, tapi harus menjadi bagian dari teknis yang harus dilaksanakan sebagai bentuk terjemahan dari spirit itu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *