Berita UtamaCakrawala SurabayaIndeks

Sistem layanan di RSUD dr Soewandi masih manual, Pimpinan DPRD : ini meruntuhkan label kota smart city

×

Sistem layanan di RSUD dr Soewandi masih manual, Pimpinan DPRD : ini meruntuhkan label kota smart city

Sebarkan artikel ini

Unsur pimpinan DPRD ini menambahkan jika ini menjadi insiden besar meskipun dari persoalan yang kecil. Kejadian ini secara tidak langsung akan meruntuhkan konstruksi smart city yang disandang oleh kota Surabaya selama ini.

“Artinya kita menganggap bahwa digitalisasi sudah jamak dilakukan, dan menjadi tradisi. Digitalisasi seharusnya sudah menjadi bagian dari sistem administrasi. Namun, dengan adanya kasus layanan manual di RSUD dr. Soewandi saya meragukan di OPD lainnya apakah benar-benar sudah digital sesuai dengan yang dicita-citakan wali kota. Jangan-jangan sistem di dinas lain atau OPD lain sama sepertu itu ” terangnya ketika ditemui diruang kerjanya Selasa (29/11/2022).

Lebih lanjut legislator Fraksi Gerindra itu mengatakan, temuan ini tentunya bertolak belakang dengan upaya yang dilakukan oleh pemkot yakni mendigitalisasi layanan, mulai dari e -peken, perijinan Surabaya Singgle Windows dan lainnya.

“Ini jelas meruntuhkan anggapan kita tentang Surabaya smart city. Coba bayangkan kita beli brambang saja sudah lewat aplikasi online. Nah ini orang sakit yang berurusan dengan nyawa, tidak segera dilakukan penanganan. Karena masih mencari-cari rekam medis di rak. Kemudian ada yang ketlisut. rekam medis pasien tidak ketemu mulai jam 8 pagi sampai jam 1 siang. Seakan-akan Smart City ambyar,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *