Wali kota yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu menjelaskan, dengan adanya Baznas, Pemerintah Kota (Pemkot) menjadi terbantu memberikan intervensi untuk warga Non KTP Surabaya. Cak Eri juga berterima kasih kepada seluruh jajarannya di Pemkot Surabaya, telah menyisihkan penghasilannya untuk zakat demi kepentingan umat.
“Karena zakat yang masuk itu semua untuk kepentingan umat, bukan kepentingan pribadi saya. Seperti bantuan untuk sekolah kemarin, saya tunjukkan kepada staf saya melalui zoom. Ini loh, zakat yang sudah panjenengan bayar,” ungkap Cak Eri.
Cak Eri Cahyadi menyampaikan, bahwa anggaran Pemkot Surabaya tahun 2023 senilai Rp 3 triliun akan diprioritaskan untuk UMKM. Sehingga, ketika ada lembaga yang butuh bantuan untuk UMKM bisa menggunakan anggaran tersebut, agar perekonomian terus bergerak.
“Siapapun itu yang membutuhkan, tidak pandang keyakinannya dan agamanya apa, itu (anggaran) bisa digunakan,” sampainya.












