SURABAYA, cakrawalanews.co | Keberadaan Balai Pemuda Surabaya kembali menjadi sorotan dalam kegiatan On The Spot (OTS) bertajuk “Beauty of Balai Pemuda Surabaya” yang digelar pada Sabtu (18/4/2026). Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini 21 April 2026 sekaligus menjadi momentum penegasan fungsi Balai Pemuda sebagai pusat kesenian kota.
Ketua Sanggar Merah Putih, M. Anis, menyampaikan bahwa Balai Pemuda memiliki nilai historis yang kuat sejak 1972 dan berperan dalam melahirkan sejumlah seniman nasional. Ia menyebut nama-nama seperti Gombloh, Leo Kristi, hingga Franky Sahilatua sebagai bagian dari jejak sejarah yang lahir dari ruang tersebut.
Menurutnya, Balai Pemuda bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi simbol keberlanjutan ekosistem seni di Surabaya. Oleh karena itu, ia menilai peran pemerintah sangat penting dalam menjaga fungsi dan eksistensi ruang kesenian tersebut.












