“Dari operasi pasar itu, kita sudah menjual gula pasir kemasan 1 kilogram sebanyak 477 kilogram, beras kemasan 5 kilogram sebanyak 253 kilogram, minyak goreng sebanyak 535 liter, daging ayam broiler sebanyak 50 kilogram, dan telur ayam negeri sebanyak 618 kilogram,” tegasnya.
Menurut Bang Yos-sapaan Fauzie Mustaqiem Yos, setiap operasi pasar itu selalu diserbu oleh ibu-ibu karena memang komoditi yang dijual lebih murah dibanding di pasaran. Sebab, pemkot langsung bekerjasama dengan distributor yang ada di Surabaya, sehingga harganya bisa lebih murah. “Telur itu biasanya kita hanya jual Rp 27 ribu-Rp 28 ribu. Bahkan, hari ini kita jual Rp 27 ribu, jadi sangat terjangkau harganya,” ujarnya.
Saat ini, Bang Yos bersyukur karena sudah beberapa hari ini semua komoditi sudah mulai stabil. Bahkan, telur yang beberapa hari lalu tidak stabil, kini sudah mulai stabil harganya di pasaran. “Jadi, setiap hari kita bersama PD Pasar Surya selalu memantau harga di pasaran, dan alhamdulillah kini sudah mulai stabil semuanya,” pungkasnya. (hadi)



