Perekrutan pelatih ini menjadi tahap awal KONI Jatim agar muncul pelatih yang benar-benar berkualitas sehingga bisa menunjang prestasi Jatim di PON 2024.
“Tantangan ke depan itu sangat berat sehingga diperlukan pelatih yang punya visi lompatan dengan kreativitas untuk melakukan program ke depan karena waktunya juga pendek. Kami melakukan seleksi lagi dengan ketat, meskipun KONI sudah punya data hasil capaian pelatih lalu yang sudah berhasil,” ungkap pria yang akrab disapa Ibag itu, Sabtu (27/8/2022).
Adapun sejumlah kriteria untuk calon pelatih puslatda sudah ditetapkan KONI Jatim. Mulai dari sertifikasi pelatih, track record dan paling utama terkait program yang disiapkan untuk membuat lompatan pesat.



