Adapun penduduk paling malas sedunia adalah orang Indonesia yang berada pada posisi terbuncit dengan mencatat 3.513 langkah per hari.
“Kajian kami menyediakan data dari lebih banyak negara, lebih banyak subyek, dan memantau aktivitas orang setiap hari. Hal ini membuka pintu dalam melakoni sains dengan cara baru dan dalam skala yang lebih besar dari sebelumnya,” kata Scott Dep, salah satu peneliti yang merupakan profesor di bidang bioteknik.
Salah satu subyek dalam kajian yang dipublikasikan jurnal Nature itu adalah taraf obesitas.
Para peneliti menemukan adanya kesenjangan di setiap negara antara penduduk yang paling rajin beraktivitas dan paling malas bergerak. Semakin besar kesenjangan itu, semakin besar pula taraf obesitasnya. Tim Althoff, salah seorang peneliti, mencontohkan Swedia.












