“Anak saya harus masuk, anak saya harus masuk,” teriak seorang ibu bernama Likuisa (38) yang bertempat tinggal di Desa Sidokepung RT 29 RW 7 sambil mengepalkan tangan di depan pintu masuk SMPN 2 Buduran, Selasa (11/7/2017).
Teriakan Likuisa diikuti para warga lainnya yang anak-anaknya juga terancam tidak bisa sekolah.
“Iya betul, iya betul. Utamakan warga Sidokepung,” teriak warga lainnya.












