Plt Ketua DPW PKS Jawa Timur Abdurrahman Saleh, pengganti sementara Irwan Setiawan yang sedang menunaikan ibadah haji juga menyampaikan hal senada.
Menurutnya, Idul Adha adalah momentum menguatkan politik berbagi dan solidaritas. Hal ini sangat diperlukan untuk negara seperti Indonesia yang punya banyak keragaman, baik suku, etnis, bahasa, dan agama.
“Momen Idul Adha ini sangat tepat, karena tidak ada pembatasan kepada siapa daging kurban disalurkan. Kami membagi daging kurban kepada siapapun tanpa melihat siapa melihat dari etnis apa, warna kulitnya apa, berbahasa apa, beragama apa. Semua merasakan, semua mendapat kebahagiaan. Ini yang kami sebut politik solidaritas dan politik berbagi,” kata Abdurrahman saat kegiatan penyembelihan hewan kurban PKS di Jalan Ahmad Yani Surabaya.
Ia kemudian mencontohkan kisah masyhur saat Nabi menyuapkan makanan kepada wanita Yahudi yang kemudian aktivitas itu dilanjutkan oleh Abu Bakar setelah Nabi Muhammad wafat.
Hal ini, ia melanjutkan, sesuai dengan visi PKS sebagai partai Islam rahmatal lil alamain yang kokoh dan terdepan dalam melayani rakyat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“PKS lahir dari rakyat, PKS tidak terpisahkan dari masyarakat. Dengan cara ini kami melayani dan melakukan pendidikan politik,” katanya.












