DPRD JatimIndeks

Pansus LKPj DPRD Nilai Program Kerja BUMD Belum Selaras Visi – Misi Gubernur Jatim

×

Pansus LKPj DPRD Nilai Program Kerja BUMD Belum Selaras Visi – Misi Gubernur Jatim

Sebarkan artikel ini

“Sedangkan uang ini kan dari nasabah, artinya uang yang disimpan di Bank Jatim hanya diiinvestasikan kepada surat berharga atau SBI, bukan kepada kredit yang memicu pertumbuhan ekonomi. Ini yang harus mendapatkan perhatian khusus,” paparnya.

Ferdians Reza Alvisa juga menyebut, perkembangan Bank Jatim cukup lumayan terlebih pada program JConnect. Meski demikian, ia mengingatkan agar Bank Jatim menyelesaikan permasalahan dugaan korupsi dan produk fiktif di Malang, Sidoarjo, Madura, Mojokerto bahkan cabang Jakarta. “Jangan sampai permasalahan ini menjadi boomerang bagi Bank Jatim sehingga kepercayaan masyarakat turun,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman mengatakan 2 tahun terakhir merupakan ujian berat bagi pengurus BUMD, karena pandemi Covid-19 ini tidak ada ujungnya. Menurutnya krisis moneter berbeda dengan Covid-19. “Kalau krisis moneter yang terpengaruh hanya keuangan, sedangkan Covid-19 ini dampaknya ke berbagai sektor. Sehingga ini memacu kami agar bagaimana Bank Jatim tetap sehat, sehingga kami mengikuti program stimulus pemerintah. Sehingga kami aktif membantu masyarakat dalam program stimulus pemerintah mulai dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yakni Rp2 triliun 2 kali berturut-turut. Kemudian Kredit Usaha Rakyat (KUR) sesuai alokasi yang kami terima yakni Rp2 triliun, ini berbeda dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang alokasinya sangat besar,” paparnya.

Busrul menambahkan pihaknya jiga melakukan restrukturisasi. Menurutnya banyak nasabah kecil yang terdampak langsung maupun tidak langsung. “Ada sekitar Rp3 triliun lebih yang digunakan untuk restrukturisasi. Harus diakui pertumbuhan kredit kami sangat kecil yakni cuma 3 persen, tapi kami juga menguatkan Corporate Social Responbility (CSR) yang dominan kepada sektor masyarakat. Yakni bekerja sama dengan Polda, Kodam V Brawijaya, maupun OJK dalam program vaksinasi. Prinsip kami kalau masyarakat sehat maka ekonomi akan tumbuh dengan baik,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *