Selain magang, Wali Kota Eri juga mempersilahkan para mahasiswa untuk melakukan penelitian melalui laboratorium yang ada di berbagai bidang yang dimiliki oleh Pemkot Surabaya. “Jadi bisa berkolaborasi juga dengan mahasiswa yang ber KTP Surabaya, jadi bisa langsung bekerja dan bisa langsung menciptakan lapangan pekerjaan,” ujarnya.
Wali Kota Eri mengaku, kolaborasi bersama sembilan perguruan tinggi di Surabaya ini juga semakin menunjukkan kebersamaan dan rasa gotong-royong yang berlandaskan asas Pancasila. Hal ini juga menjadi bagian dari mimpi Wali Kota Eri sebelum menjabat sebagai Wali Kota Surabaya.
“Bila semua kekuatan ini bersatu, maka Insya Allah apapun itu bisa kita lakukan dan Alhamdulillah hari ini para rektor yang hebat memberikan bantuan dengan kekuatan kampusnya melalui Kampus Merdeka Belajar untuk menjadi pembangunan di Kota Surabaya, matur nuwun sanget (terima kasih banyak),” ungkapnya.
Di sisi lain, Wali Kota Eri juga bermimpi program tersebut bisa menjadi rintisan Corporate University. Sebab, ia menyadari bahwa kehadiran perguruan tinggi sangat luar biasa untuk menjadi pembangunan di Kota Surabaya.
“Ketika ada KKN, magang, atau ada mata kuliah lainnya tidak usah di luar Surabaya, karena Insya Allah di Pemkot banyak bidangnya. Seperti mahasiswa kedokteran bisa memberikan pendampingan untuk bayi stunting dan gizi buruk atau mahasiswa teknik sipil ikut dalam perencanaan pembangunan,” tegasnya.












