Menurutnya, para atlet dan pelatih berprestasi layak mendapatkan penghargaan. Prestasi mereka harus diapresiasi karena sudah mengharumkan nama Surabaya di even nasional.
“Penghargaan ini sekaligus memberikan motifasi kepada atlet-atlet muda bahwa prestasi yang mereka capai tidak sia-sia. Dengan demikian, mereka tidak perlu lagi untuk terjun sebagai atlet,” paparnya.
Beda dengan MAO 2020, pada penghargaan tahun ini, KONI Surabaya hanya memberikan penghargaan lima katagori. Selain atlet dan pelatih, yaitu penunjang, life achievement dan atlet pemecah rekor.
Sebagai tolok ukurnya, adalah prestasi tertinggi yang diraih pada 2021. Dimana, pada tahun lalu, hanya satu even nasional yang digelar yaitu Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.



