“Kedepan DPD PD Jatim membutuhkan ini, yang akademiknya sama dengan sebelumnya. Soal ini Emil tidak diragukan lagi, semua sudah tahu dimana belajar selama ini,” katanya.
Faktor kedua, memiliki citra yang baik di mata masyarakat Jawa Timur, sehingga nantinya memiliki harapan mampu untuk mengangkat elektabilitas partai di Jawa Timur.
“Selain mesin politik, citra dari sosok pemimpin menjadi penentu utama dalam mendulang suara. Posisinya sebagai Wagub tentu sangat menguntungkan, yang ini tidak dimiliki calon lainnnya,” katanya.
Faktor ketiga, Calon ketua Demokrat selanjutnya memiliki koneksi yg baik dengan DPP Partai Demokrat, karena hari ini kebijakan Parpol tersentral di Pusat. Selama Emil memimpin PD Jatim, otomatis yang menggerakan mesin organisasi ketua. Secara otomatis koneksitas lebih inten dengan DPP PD.



