Pakde Karwo juga mengajak para seniman untuk terus mempertajam kreatifitasnya agar bisa menjawab tantangan sekaligus menjadi aktor yang tangguh dalam proses globalisasi, baik dari aspek budaya maupun dari aspek ekonomi. Budaya, kata pakde Karwo, merupakan salah satu bidang terpenting dalam pembangunan bangsa, karena eksistensi sebuah bangsa pada hakekatnya adalah eksistensi budaya adiluhungnya. oleh karena itu Jatim membutuhkan sosok-sosok seniman dan budayawan yang berkarakter dan berintegritas tinggi agar bisa menjadi guru dan tauladan di tengah masyarakat dalam menjaga kebhinekaan dan ketahanan budaya sebagai jati diri dan martabat bangsa.
Menurutnya, diperlukan lebih menyadari makna dari ketahanan budaya agar terpelihara eksistensi dan soliditas sosial, tidak kehilangan kesadaran diri, tidak kehilangan jatidiri, harga diri, atau pun sejarah peradaban. “Oleh karena itu saya berharap agar kekayaan seni dan budaya yang kita miliki harus dijaga, dilindungi, dilestarikan, dikelolah, dikembangkan dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat,” tuturnya.
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim, Jarianto, pemberian apresiasi dilakukan untuk membangun tali silaturahmi antara pemerintah dan seniman. Hal ini juga untuk mendorong semangat dan motivasi seniman agar terus berkarya dan melestarikan serta mengembangkan seni budaya bangsa.












