“Saya yakin masyarakat Surabaya akan senang dan antusias dengan adanya mal ini, semua pelayanan ada dalam satu tempat, tentunya ini lebih praktis,” ujar Deputi yang berasal dari Palembang tersebut.
Lanjutnya dijelaskan, saat ini akan ada tiga kota yang akan membangun mal pelayanan publik yakni Jakarta, Batam dan Surabaya. “Pembentukan satu front office di tiga daerah tersebut akan menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya,” jelasnya.
Diharapkan 2017 ini sudah bisa diterapkan, 2018 melakukan sinkronisasi sistem manajemen tata pelayanan, dan sudah terintegrasi semuanya di tahun 2019, serta dilakukan perbaikan manajemen di tiga daerah percontohan tersebut.












