Cakrawalanews.co – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menjalin kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk melakukan percepatan pra studi kelayakan proyek kereta api semi cepat Jakarta-Surabaya.
Kerja sama tersebut ditandatangani dalam Memoradum of Understanding (MoU) antara Kepala BPPT, Dr Ir Unggul Priyanto, MSc dengan Rektor ITB, Prof Dr Kadarsah Suryadi, DEA di Gedung Rektorat ITB, Jl Taman Sari No 64, Bandung, Selasa (06/06/2017).
Kepala BPPT Unggul Priyanto mengatakan, kerja sama ini dilakukan untuk memperoleh gambaran obyektif bagi pemerintah untuk mengambil keputusan tentang pemilihan teknologi, perancangan dasar pada koridor jalur kereta api terpilih, skema pembiayaan serta rencana implementasi proyek.
“Kerja sama ini dilakukan berdasarkan perintah dari Kementerian Perhubungan untuk melakukan kajian awal atau pre-feasibility studies (pra-FS) dengan menggandeng tiga perguruan tinggi negeri, yakni ITB, Universitas Diponegoro, dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Dari hasil pra-FS ini, barulah nanti diputuskan akan mengambil keputusan kecepatan berapa. Nanti akan ada kajian per wilayah. Jakarta-Cirebon oleh ITB, Cirebon-Semarang oleh Undip, dan Semarang-Surabaya oleh ITS,” jelas Unggul Priyanto.
Kerja sama ini dilakukan untuk memperoleh gambaran obyektif bagi pemerintah untuk mengambil keputusan tentang pemilihan teknologi, perancangan dasar pada koridor jalur kereta api terpilih, skema pembiayaan serta rencana implementasi proyek.












