“Sebenarnya kondisi mal sudah mulai membaik dan okupansinya sudah mencapai 60 persen mulai Surabaya memasuki level 1, terutama ketika anak-anak diperbolehkan masuk mal,” kata Eka Hendrawan.
Adapun salah satu cara dalam membangkitkan perekonomian itu dengan menggelar Level-1 Salebration. Ia memastikan acara ini disambut antusias para pemilik tenant di 27 mal se Kota Surabaya. Makanya, mereka pun ramai-ramai mengikuti event ini dengan menyediakan diskon besar-besaran hingga 70 persen.
“Bagi mereka, ini momentum untuk menaikkan penjualannya, karena selama pandemi penjualannya menurun drastis. Jadi, ini hampir diikuti oleh semua tenant dan hampir semua jenis barang di 27 mal se Surabaya,” tegasnya.
Dia berharap warga Surabaya dan luar Surabaya memanfaatkan event ini untuk berbelanja dan berkunjung ke mal. Namun, ia mengingatkan harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, karena semua mal di Surabaya itu pasti mematuhi prokes ketat, termasuk cek in menggunakan aplikasi PeduliLindungi.












