Kepala Dinas Perdagangan Kota Surabaya, Wiwiek Widayati mengatakan, tujuan digelarnya acara ini untuk mengoptimalkan kembali pergerakan ekonomi di Kota Surabaya. Apalagi, sejak Surabaya level 1, okupansi pengunjung di mal sudah mulai meningkat. Dengan adanya event ini diharapkan bisa semakin meningkat kembali okupansi tersebut.
“Kami sengaja memulai event ini pada Hari Pahlawan karena ingin mengajak semua pihak untuk bangkit bersama-sama memulihkan ekonomi Surabaya. Artinya, protokol kesehatan diterapkan dan pergerakan ekonomi terus dijalankan supaya lebih baik lagi ke depannya,” kata Wiwiek saat jumpa pers di kantor Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Kota Surabaya, Selasa (9/10/2021).
Menurut Wiwiek, dengan banyaknya pengunjung ke mal, maka roda perekonomian Surabaya bisa semakin berputar. Ia mencontohkan ketika pengunjung itu parkir di mal dan makan di restoran mal, tentunya di situ ada pajak yang bisa menjadi pemasukan bagi pemkot, dan para pelaku usaha di mal itu bisa mendapatkan pemasukan lebih. “Nah, di sinilah roda perekonomian Surabaya akan berputar dan perekonomian Surabaya akan bangkit,” tegasnya.
Ketua Bidang Kerjasama Pemerintahan DPD APPBI Jawa Timur Eka Hendrawan yang hadir dalam jumpa pers tersebut menyampaikan, pemkot bersama APPBI memiliki tujuan sama untuk bersama-sama membangkitkan perekonomian di Kota Surabaya, terutama setelah pandemi Covid-19 ini landai dan Surabaya memasuki level 1.












