Mahfudz menegaskan pula bahwa angka tersebut sangat tinggi kenaikannya jadi, jangan sampai ini malah menjadi ganjalan kita bersama dan berpotensi menjadi masalah.
” Tidak main-main kenaikannya. Ini jangan sampai mengada-ada dan menimbulkan masalah. Ya kalau misalnya kenaikan dua kali lipat bahkan bisa jadi 10 kali lipat jika memang diperlukan. Ini kenaikan hingga 100 kali, “ urainya.
Maka dari itu Mahfudz pun meminta agar DKPP segera melakukan revisi, mengingat kenaikan yang tidak wajar itu dikhawatirkan menjadi temuan dan akan jadi masalah di kemudian hari.
” Kalau memang bukan sesuatu yang mendesak, sebaiknya ditunda. Atau bisa dialokasikan saja untuk APBD 2022 nanti. Ini lebih bijak dan masuk akal,” pungkas Mahfudz.












