Gus Ipul mencontohkan, masyarakat Indonesia memiliki ratusan suku bangsa hingga bahasa yang bisa disatukan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Kita tidak perlu ragu untuk menyatakan, bahwa kita adalah orang Indonesia berasal dari Jawa, Sunda, Sulawesi, Sumatra hingga dari Sabang sampai Merauke. Karena perbedaaan tersebut sesungguhnya adalah implementasi nyata dari Bhinneka Tunggal Ika. Meskipun berbeda tetapi tetap satu juga,” terangnya yang disambut riuh tepuk tangan ratusan orang yang hadir.
Pada acara halal bihalal tersebut Gus Ipul mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, halal bihalal yang dilakukan oleh K2 Sulut ini merupakan contoh dari kerukunan antar ummat manusia. “Saya gembira, senang menjadi bagian dari Halal Bihalal K2 Sulut dengan berbagi kepada anak yatim dan membaurnya berbagai perbedaan keyakinan. Semoga kita terus menjaga kerukunan ini dan K2 Sulut bisa terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Jatim,” imbuhnya.













