Ia menjelaskan, selama ini, warga meminta bantuan pihak kelurahan untuk mengurusi pengukuran atau pemasangan patok lahan.
“Untuk keperluan seperti itu memang ada biaya dari BPN, Dan biasanya warga memberikan sesuatu sebagai tanda terimakasih,” imbuhnya.
Seharusnya, Risma menegaskan, penggurusan Prona dijelaskan secara fair, mana yang bayar dan mana yang gratis. “Untuk itu saya perintahkan agar Lurah tidak jadi apapun disitu. Kalaupun perlu memantaunya dari luar saja,” ungkap Risma.












